Sahabat, Istiqomahlah!!!
Bismillah...
Hidup ini memang tentang pasang surut, tentang naik turunnya kualitas iman. Namun bertahan atas keadaan itu sebuah keharusan. Meningkatkan kualitas iman itu keharusan. Namun kita sadari bahwa semua perlu tahapan. Maka alternatif terbaik adalah istiqomah.
Begitu pentingnya istiqomah ini sampai Nabi Muhammad SAW berpesan kepada seseorang seperti dalam sebuah hadits yang berbunyi:
عَنْ أَبِيْ سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ، قُلْ لِيْ فِي اْلإِسْلاَمِ قَوْلاً لاَ أَسْأَلُهُ عَنْهُ أَحَدًا غَيْرَكَ. قَالَ: قُلْ آمَنْتُ بِاللهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ. (رواه مسلم).
“Dari Abi Sufyan bin Abdullah Radhiallaahu anhu berkata: Aku telah berkata, “Wahai Rasulullah katakanlah kepadaku pesan dalam Islam sehingga aku tidak perlu bertanya kepada orang lain selain engkau. Nabi menjawab, ‘Katakanlah aku telah beriman kepada Allah kemudian beristiqomahlah’.” (HR. Muslim).
Orang yang istiqomah selalu kokoh dalam aqidah dan tidak goyang keimanannya disetiap tantangan hidup. Sekalipun dihadapkan pada persoalan hidup, ibadah tidak ikut redup, kantong kering atau tebal, tetap memperhatikan haram halal, dicaci atau dipuji, sujud pantang berhenti, sekalipun ia memiliki fasilitas kenikmatan, ia tidak tergoda melakukan kemaksiatan.
Orang seperti itulah yang dipuji Allah SWT dalam Al-Quran surat Fushshilat ayat 30:
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatahkan): “Janganlah kamu merasa takut, dan janganlah kamu merasa sedih, dan bergembiralah dengan syurga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (Qs. Fushshilat: 30)
Istiqomahlah, Allah telah menjaminkan syurga untuk kita yang tetap beristiqomah. Bukankah kita juga mengharap syurga?
Semoga kita semua bisa beristiqomah dijalan dakwah dan istiqomah atas iman kita. InsyaAllah.
Semoga bermanfaat, barokallahufykum...
--------------------
- 522F1B47

Silahkan komentari