Ruang Lingkup Ilmu Pendidikan Islam (Bagian 2)



2. Pendidik
      Dalam konteks pendidikan Islam, pendidik sering disebut dengan “murabbi, mu’allim, dan mu’addib”. Ketiga term tersebut mempunyai semantis masing-masing sesuai dengan penggunaannya dalam konteks pendidikan Islam. Di samping itu istilah pendidik juga disebut dengan istilah/panggilan “Al-Ustadz” dan “Al-Syaikh”.
      Sebagaimana teori Barat, pendidik dalam Islam adalah orang-orang yang bertanggung jawab terhadap perkembangan anak didik dengan mengupayakan perkembangan seluruh potensi anak didik, baik potensi afektif, potensi kognitif, maupun potensi psikomotorik.8 
      Pendidik berarti juga orang dewasa yang bertanggung jawab memberikan pertolongan pada anak didik dalam perkembangan jasmani dan rohaninya, agar mencapai  tingkat kedewasaan, mampu berdiri sendiri dalam memenuhi tugasnya sebagai hamba Allah dan khalifah Allah SWT serta mampu mewujudkan dirinya sebagai makhluk sosial (Zoon Politicon) dan sebagai makhluk individu yang mandiri.
      Pendidik yang utama dan pertama adalah orang tua (ayah dan ibu). Mereka bertanggung jawab penuh atas perkembangan anak-anaknya sejak dalam kandungan sampai mereka beranjak dewasa. Oleh karena itu kesuksesan anak dalam mewujudkan dirinya sebagai khalifah Allah juga merupakan kesuksesan orang tua sebagai pendidiknya. Allah SWT berfirman:

                      
Artinya: “…..Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka….” (QS. Al-Tahrim: 6)
           
3. Kurikulum
      Secara etimologi kurikulum berasal dari bahasa Yunani, yaitu “Curir” yang artinya pelari dan “Curere” yang berarti tempat berpacu. Jadi istilah kurikulum ternyata berasal dari dunia olah raga pada zaman Romawi Kuno di Yunani, yang mengandung pengertian “suatu jarak yang harus ditempuh oleh pelari dari garis start sampai garis finish.”9
      Dalam bahasa Arab, kata kurikulum agaknya dapat diterjemahkan dengan istilah “manhaj” yang berarti jalan yang terang yang dilalui oleh manusia pada berbagai bidang kehidupan.
      Secara terminologi, istilah kurikulum digunakan dalam dunia pendidikan, dengan pengertian sejumlah pengetahuan atau mata pelajaran yang harus ditempuh atau diselesaikan siswa guna mencapai satu tingkatan atau ijazah.
            Pengertian kurikulum dalam bidang pendidikan terdapat banyak rumusan dari para ahli, yaitu:
1. William B. Ragan mengatakan bahwa kurikulum adalah seluruh usaha sekolah untuk merangsang anak belajar, baik di kelas maupun di luar kelas.
2. Addamardasy Sarham dan Munir Kamil mendefinisikan kurikulum sebagai “sejumlah pengalaman pendidikan, budaya, sosial, olah raga, dan seni yang disediakan oleh sekolah bagi muridnya, baik di dalam maupun di luar sekolah dengan maksud membantunya untuk berkembang dalam segala segi dan untuk mengubah tingkah laku mereka ke arah yang sesuai dengan tujuan-tujuan pendidikan.”

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan komentari