4. Metode
Metode
berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari kata “Metha” dan “Hodos”.
“Metha” berarti melalui atau melewati. Sementara “Hodos” berarti
jalan atau cara. Oleh karena itu, metode berarti jalan/cara yang harus dilalui
untuk mencapai tujuan tertentu, dalam bahasa Arab disebut dengan “Thariqah”.
Dalam konsep
pendidikan, kata metode sering digandengkan dengan kata “mengajar” atau yang
lebih dikenal dengan istilah “metodologi pengajaran”. Mengajar berarti
menyajikan atau menyampaikan sesuatu (sejumlah bahan pelajaran) kepada anak
didik10. Jadi metode pengajaran
adalah suatu cara yang harus dilalui untuk menyajikan bahan pelajaran agar
tercapai tujuan pengajaran.11
Metode pengajaran
yang umum dikenal dalam dunia pendidikan terdiri dari : metode ceramah, metode
diskusi, metode eksperimen, metode demonstrasi, metode pemberian tugas, metode
sosiodrama, metode drill, metode kerja kelompok, metode tanya jawab, metode
simulasi, metode karya wisata, dan sebagainya.
5. Evaluasi
Evaluasi berasal
dari kata “to evaluate” yang berarti menilai. Kata nilai menurut
filosofi pengertiannya ialah “idea of worth”. Menurut Edwin dan Gerald
Brown, evaluasi (penilaian dalam pendidikan) berarti seperangkat tindakan atau
proses untuk menentukan nilai sesuatu yang berkaitan dengan dunia pendidikan.12 Penilaian dalam
pendidikan Islam bertujuan agar keputusan-keputusan yang berkaitan dengan
pendidikan Islam benar-benar sesuai dengan nilai-nilai yang Islami, sehingga
tujuan pendidikan Islam yang dicanangkan dapat tercapai. Penilaian dan
pengukuran dalam pendidikan Islam akan objektif bila didasarkan pada Al-Qur’an
dan Hadis.
6. Lingkungan
Dalam arti yang luas lingkungan mencakup iklim,
geografis, tempat tinggal, adat istiadat, pengetahuan, pendidikan dan alam.13 Dengan kata lain
lingkungan adalah segala sesuatu yang tampak dan terdapat dalam kehidupan yang
senantiasa berkembang.14 Lingkungan adalah seluruh yang ada, baik manusia, maupun
benda buatan manusia, atau alam yang bergerak atau tidak, kejadian-kejadian,
atau hal-hal yang mempunyai hubungan dengan seseorang. Sejauh mana seseorang
berhubungan dengan lingkungannya, sejauh itu pula keterbukaan/peluang masuknya
pengaruh pendidikan kepadanya.
7. Alat Pendidikan
Untuk mencapai
tujuan, pendidikan memerlukan berbagai alat yang dikenal dengan istilah media
pendidikan, audio visual, alat peraga, sarana dan prasarana pendidikan, dan
sebagainya. Media pendidikan meliputi segala sesuatu yang dapat membantu proses
pencapaian tujuan pendidikan.15 Oleh karena pendidikan Islam mengutamakan pengajaran ilmu
dan pembentukan akhlak, maka media untuk mencapai ilmu adalah media pendidikan
ilmu, sedangkan media untuk pembentukan akhlak adalah pergaulan.

Silahkan komentari